
Seminar Nasional PGMI IAID Tekankan Pentingnya Fondasi Diri dalam Membangun Masa Depan
MARTAPURA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Martapura sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Minat dan Bakat secara daring pada Minggu (26/4/2026).
Mengusung tema “Root to Rise: Kenali Pondasimu, Bangun Masa Depanmu”, seminar ini merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan potensi mahasiswa. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang program studi, mulai dari PGMI, Pendidikan Agama Islam (PAI), hingga Fakultas Syariah. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak rektorat serta dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, dan perwakilan organisasi kemahasiswaan.
Dalam sambutannya, pihak panitia menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan mendorong mahasiswa untuk lebih mengenali potensi diri sebagai langkah awal merancang masa depan. Tema tersebut diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi mahasiswa agar lebih berani menggali kemampuan yang terpendam.
Pemateri kedua, Roselina Dwi Hormansyah, M.Psi., menekankan bahwa keberhasilan seseorang berawal dari fondasi diri yang kokoh. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa konsep “akar” dalam root to rise merepresentasikan nilai-nilai hidup yang menjadi dasar dalam bertindak dan mengambil keputusan.

“Mahasiswa perlu mengenali keterampilan diri agar kehadirannya memberikan manfaat bagi sesama. Hal ini bisa dimulai dengan memahami apa yang disukai, apa yang dikuasai, serta apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh lingkungan sekitar,” ujar Roselina.
Ia menambahkan bahwa kesadaran diri (self-awareness) dapat ditumbuhkan melalui keterbukaan terhadap masukan orang lain serta evaluasi diri secara berkelanjutan. Proses ini memungkinkan seseorang memetakan kekuatan dan kelemahan guna pengembangan diri yang lebih efektif.
Terkait tantangan di masa perkuliahan, beliau mengimbau mahasiswa untuk tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan. Baginya, kegagalan adalah proses pembelajaran untuk mengenali kekurangan diri sekaligus bahan evaluasi untuk perbaikan di masa depan.
“Jangan takut mencoba hal-hal baru. Setiap permasalahan pun harus dipahami hingga ke akar penyebabnya agar tidak berlarut-larut. Dengan memahami sumber masalah, kita akan lebih mudah menemukan solusi yang tepat,” tegasnya.
Melalui seminar ini, para mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kesadaran diri dan membangun fondasi karakter yang kuat. Dengan begitu, mereka siap menghadapi tantangan kehidupan dan memiliki masa depan yang lebih terarah serta bermakna.
Penulis: Noor Hanifah (23126103)
Penyunting: Wafiq Muzdalifah Azzahra (23111557)
![]()



