
IAI Darussalam Martapura Sukses Gelar Seminar Nasional Literasi Keuangan Syariah Bersama CIMB Niaga Syariah
Martapura — Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura bekerja sama dengan CIMB Niaga Syariah menyelenggarakan Seminar Nasional Literasi Keuangan Syariah dengan tema “Peran Mahasiswa dalam Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula IAI Darussalam Martapura pada Jumat, 19 Desember 2025, dan diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Seminar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Institut, di antaranya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Drs. H. Izzuddin, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. H. M. Quzwini, M.Ag, Kepala Biro Drs. H. Abd. Salam, M.Pd.I, Dekan Fakultas Tarbiyah Drs. Sofrayani, M.Pd.I, Dekan Fakultas Syariah Hj. Lusiana, S.H., M.Pd, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Haya Zabidi, M.Ag.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. H. M. Quzwini, M.Ag selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan profil singkat sejarah berdirinya Yayasan Darussalam hingga berkembang menjadi Institut Agama Islam Darussalam Martapura. Beliau menuturkan bahwa pendirian lembaga pendidikan tersebut dilandasi oleh komitmen untuk mencetak generasi akademisi Muslim yang berakhlak, berilmu, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat, termasuk dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CIMB Niaga Syariah yang diwakili oleh Branch Manager CIMB Niaga Syariah Cabang Banjarmasin, Ibu Harfiah Mariani, dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Drs. H. Izzuddin, M.Ag.

Narasumber pertama, Dr. Yulizar Djamaluddin Sanrego selaku Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga, memaparkan posisi keuangan syariah Indonesia di tingkat global. “Indonesia menempati peringkat ketiga dalam indikator Global Islamic State of the Islamic Economy (ISMI) dan peringkat keempat dalam Islamic Finance Indicator. Namun, tingkat literasi keuangan syariah nasional masih tergolong rendah. Market share keuangan syariah tercatat sekitar 11,39%, dengan perbankan syariah hanya sekitar 7,2% dari total industri keuangan. Padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim.” Tutur beliau.

Menurut beliau, seorang mahasiswa harus visioner, memiliki target yang jelas, perencanaan, serta disiplin sebagai kunci menjadi generasi “champion” dalam pengembangan keuangan syariah.
Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Muhammad Syauqi, S.H.I., M.H selaku Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal dan dosen tetap Fakultas Syariah dan FEBI, menjelaskan konsep ekonomi syariah atau muamalah. “Muamalah merupakan bagian dari ajaran Islam dalam ranah amaliah yang mengatur interaksi ekonomi melalui akad. Akad inilah yang menjadi pembeda utama antara sistem keuangan syariah dan konvensional, dengan tujuan seperti perpindahan hak milik, kerja sama, rahn dan kafalah, serta pelimpahan kewenangan.” Jelas beliau.

Melalui seminar ini, diharapkan mahasiswa IAI Darussalam Martapura mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keuangan syariah, sekaligus berperan aktif dalam menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Martapura, 19 Desember 2025
Penulis: Zulfa Syafriyanti Al Wajidah (24.12.6210)
Dokumentasi: Media Center IAI Darussalam
Editor: Wafiq Muzdalifah Azzahra (23.11.1557)
![]()



