
Mahasiswa IAI Darussalam Galang Dana untuk Korban Banjir Kalsel
Banjarbaru — Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura bersama mahasiswa lintas perguruan tinggi di Kalimantan Selatan menggelar aksi galang dana kemanusiaan untuk membantu korban banjir. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Sabtu–Minggu, 4–5 Januari 2026, dengan lokasi kegiatan terpusat di Kota Banjarbaru.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Presiden Mahasiswa IAI Darussalam Martapura, M. Alfi Rahman, kegiatan galang dana diawali dengan titik kumpul di Kantor Pos Banjarbaru. Selanjutnya, para mahasiswa menyebar ke tiga titik strategis penggalangan dana, yakni Lampu Merah RO Ulin, Titik 0 Kilometer Banjarbaru, dan Lampu Merah Panglima Batur.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Kami ingin mahasiswa hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Alfi Rahman.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, antara lain IAI Darussalam Martapura, STIKES Husada Borneo, Universitas Borneo Lestari, Universitas Cahaya Bangsa, STIE Pancasetia, STIT Darul Hijrah, Politeknik Negeri Banjarmasin, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta STIH Sultan Adam. Kolaborasi lintas kampus tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan sinergi mahasiswa dalam merespons bencana alam.

Dari hasil penggalangan dana, pada hari pertama, Sabtu (4/1/2026), berhasil terkumpul dana sebesar Rp6.124.200. Sementara pada hari kedua, Minggu (5/1/2026), dana yang dihimpun mencapai Rp5.715.800. Dengan demikian, total dana yang berhasil dikumpulkan selama dua hari pelaksanaan sebesar Rp11.840.000. Selain donasi langsung di lapangan, penggalangan dana secara daring masih terus berlangsung dan belum ditutup.
Lebih lanjut, Alfi Rahman menjelaskan bahwa bantuan akan disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar. Bentuk bantuan yang disiapkan berupa sembako dan obat-obatan, yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan pada 6 Januari 2026.
Ia berharap bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap ini saja, melainkan dapat berkelanjutan hingga kondisi benar-benar pulih. “Di beberapa daerah, aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh total dan bantuan yang ada masih belum mencukupi. Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen intelektual, tetapi juga sebagai agen sosial yang peka terhadap persoalan kemanusiaan. Sinergi lintas kampus yang terbangun diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, sehingga kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Aksi ini sekaligus menjadi wujud komitmen mahasiswa dalam menumbuhkan nilai solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Martapura, 5 Desember 2025
Penulis: Zulfa Syafriyanti Al Wajidah (24.12.6210)
Dokumentasi: DEMA IAI Darussalam
Editor: Wafiq Muzdalifah Azzahra (23.11.1557)
![]()



