
DEMA Fakultas Syariah IAI Darussalam Martapura Gelar Study Tour ke Museum Lambung Mangkurat
Banjarbaru – Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMP HKI) menggelar kegiatan Study Tour Museum Lambung Mangkurat, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa IAI Darussalam Martapura yang mayoritas berasal dari Fakultas Syariah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DEMA Fakultas Syariah.

Ketua Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DEMA Fakultas Syariah, Ahmad Rahim, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada peninggalan budaya yang masih dilestarikan hingga saat ini. Melalui study tour, mahasiswa diharapkan dapat memahami nilai-nilai syariah secara kontekstual melalui pembelajaran artefak budaya yang ada di museum.
Kegiatan ini mengusung tema “Harmonisasi Syariah dan Budaya dalam Pembelajaran Artefak Syariah” . Tema tersebut menekankan bahwa nilai-nilai syariah memiliki keterkaitan erat dengan budaya lokal. Mahasiswa diajak melihat bagaimana ajaran Islam berakulturasi dengan tradisi masyarakat dan tetap dilestarikan hingga saat ini.

Selama kunjungan, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai koleksi dan peninggalan budaya yang tersimpan di Museum Lambung Mangkurat. Artefak yang dipamerkan mencerminkan perjalanan sejarah, nilai religius, serta kearifan lokal masyarakat Banjar. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka mengikuti pemaparan dan mengamati langsung koleksi museum.
Ahmad Rahim berharap kegiatan ini memberi manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang ilmu kebudayaan. “Semoga kegiatan ini menambah wawasan peserta sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk melestarikan kebudayaan di lingkungan kita, terutama budaya lokal yang menjadi identitas daerah,” ujarnya.

Melalui study tour ini, DEMA Fakultas Syariah IAI Darussalam Martapura berharap mahasiswa tidak hanya memahami syariah secara teoritis, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan budaya masyarakat. Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini diharapkan membentuk generasi muda yang peduli terhadap pelestarian warisan budaya di tengah perkembangan zaman.
Banjarbaru, 24 Januari 2026
Penulis: Noor Hanifah (23.12.6103)
Dokumentasi: DEMA IAI Darussalam
Penyunting: Wafiq Muzdalifah Azzahra (23.11.1557)
![]()



